DOC

Login Linux

By Janice Flores,2014-08-10 17:41
15 views 0
Login Linux

Login Linux.

    Adalah: proses masuk ke sistem operasi Unix/Linux, biasanya disebut Login (Logging in), Logging On atau Signing On.

    Tujuan Login:

    1) melakukan pengecekan, berhak tidaknya pemakai menggunakan sistem.

    2) sistem dapat melakukan pengaturan environment yang sesuai dengan

    pemakai.

    Beberapa hal yang perlu diperhatikan bila seorang user hendak Login ke Sistem, yaitu:

    ?;;;;;huruf kapital dan huruf kecil mempunyai makna yang berbeda,

     nama user Ti01 berbeda dengan ti01 ataupun TI01.

     pemakai harus memasukkan password dan diakhiri dengan Enter.

     pemakai tidak dapat masuk ke sistem tanpa memasukkan password, jika pemakai lupa, dapat meminta pada Administrator untuk menghapus atau merubah password.

     jika nama user dan password yang dimasukkan benar, maka muncul prompt dari Shell. Misalnya: % merupakan prompt dari C Shell dan

    $ prompt dari Bourne Shell.

Arsitektur Dasar Sistem Operasi Linux

    Bagian terpenting sistem operasi adalah kernel, merupakan jantung sistem operasi.

    > Kernel menyediakan tool dimana semua layanan sistem komputer disediakan.

    > Kernel mencegah proses aplikasi mengakses mengakses perangkat keras secara langsung, memaksa proses menggunakan tool yang disediakan.

    > Kernel memberi proteksi kepada pemakai dari gangguan pemakai lain.

    Tool Kernel digunakan melalui panggilan sistem (system call). Program sistem menggunakan tool kernel untuk implementasi beragam layanan. Program sistem dan semua program lain berjalan diatas kernel. Program pemakai berjalan di mode berbeda dengan kernel, disebut mode pemakai.

    Kernel berisi beberapa bagian penting, yaitu:

    > Manajemen proses

    > Manajemen memori

    > Driver-driver perangkat keras

    > Driver-driver sistem file

    > Manajemen jaringan

    > Dan beragam subsistem lain

    Berikut adalah arsitektur sistem operasi Linux

    Proses

    Proses adalah program tunggal yang berjalan pada alamat virtual, berarti setiap hal yg berjalan dibawah Linux adalah proses. Proses ini berjalan melalui perintah-perintah yang ada dalam shell. Satu baris perintah dalam shell terkadang mampu mempengaruhi lebih dari satu proses, khususnya jika terdapat perintah pipe.

    Contoh:

    nroff -man ps.1 | grep kill | more

    Perintah tersebut melakukan tiga proses, satu proses untuk setiap perintahnya.

    Tipe-tipe proses dalam Linux:

    Ada beberapa tipe proses dalam Linux . Setiap proses mempunyai kekhususan dan atribut tersendiri:

    > Interactive processes: Proses yang dimulai (dan dikontrol oleh) shell. Bisa tampak diluar (foreground) ataupun hanya didalam (background).

    > Batch processes: Proses yang tidak berhubungan dengan terminal tetapi menunggu untuk dieksekusi secara sequent.

    > Daemon processes: Proses yang dimulai ketika Linux booting dan berjalan secara background.

    Cara termudah untuk mengetahui proses apa yang sedang berjalan pada sistem adalah menggunakan perintah ps (process status). Perintah ps mempunyai beberapa option dan argumen, tersedia untuk seluruh user dan root, walau tentu hasilnya akan berbeda tergantung login anda. Jika anda login sebagai user biasa (bukan root), jika perintah ps ditulis akan tampak hasil seperti:

    $ ps

    PID TTY STAT TIME COMMAND

    41 v01 S 0:00 -bash

134 v01 R 0:00 ps

    Hasil dari perintah ps selalu disusun dalam bentuk kolom. Kolom pertama berlabel PID (Process Identification Number); adalah penomoran dari Linux untuk menandai sebuah proses, dimulai dari nol dan bertambah satu untuk tiap proses hingga nomor tertinggi. Jika Linux mencapai nomor tertinggi, penomoran akan dimulai lagi dari nomor terendah dengan melewati nomor yang sedang digunakan proses yang aktif. Biasanya nomor terendah digunakan oleh proses kernel dan daemon yang dimulai saat booting hingga Linux berjalan. Untuk memanipulasi proses kita dapat menggunakan PID. Kolom TTY menunjukkan terminal yang digunakan saat proses dimulai. Kolom STAT menunjukkan kondisi terkini dari proses, entri yang paling banyak terdapat adalah S untuk sleeping dan R untuk running. Kolom TIME menunjukkan CPU time yang digunakan oleh proses. Kolom NAME menunjukkan nama proses yang berjalan, biasanya adalah nama perintah yang dimasukkan. Beberapa perintah digunakan untuk memulai perintah yang lain, proses ini dikenal dengan child process. Terdapat banyak versi perintah ps tergantung versi Linux yang digunakan. Kebanyakan admin (jika login sebagai root) menggunakan perintah ps dibawah ini untuk menampilkan keseluruhan informasi sistem:

ps -ef

    ps -le

    Proses yang terkunci dalam terminal dan tidak dapat melakukan apa pun disebut hang. Terkadang adapula sebuah proses yang berahir tidak sempurna. Hal ini disebut runaway process. Untuk mengatasi hal ini dan mengembalikan sistem ke keadaan normal digunakan perintah kill. Untuk menggunakan perintah ini kita harus mengakses konsol lain, jika terminal benar-benar terkunci kita harus login kembali. Sebagai seorang user biasa hanya dapat mengkill proses user itu sendiri dan tak dapat mempengaruhi user lain dalam sistem. Sebagai root anda mempunyai kuasa penuh menggunakan perintah kill. Diperlukan PID untuk mengetahui proses yang berjalan sehingga dapat mengkillnya.

    Memori

    Organisasi dan manajemen memori sangat mempengaruhi kinerja komputer. Manajemen memori melakukan tugas penting dan kompleks berkaitan dengan:

    > Memori utama sebagai sumber daya yang harus dialokasikan dan dipakai bersama diantara sejumlah proses yang aktif. Agar dapat memanfaatkan pemroses dan fasilitas masukan/keluaran secara efisien, maka diinginkan memori yang dapat menampung sebanyak mungkin proses.

    > Upaya agar pemrogram atau proses tidak dibatasi kapasitas memori fisik di sistem komputer.

    Linux memanfaatkan virtual memori untuk mendukung kinerja sistem. Sebagai sistem operasi multiprogramming, virtual memori dapat meningkatkan efisisensi sistem. Sambil proses menunggu bagiannya diswap masuk ke memori, menunggu selesainya operasi masukan/keluaran dan proses diblocked. Jatah waktu pemroses dapat diberikan ke proses-proses lain.

Manajemen memori Linux menyediakan:

    1. Ruang alamat besar

    Ruang alamat dapat lebih besar dibanding memori fisik yang tersedia

    2. Proteksi

    Tiap proses di sistem mempunyai ruang alamat maya tersendiri. Ruang-ruang alamat maya itu sepenuhnya terpisah. Proses yang berjalan di satu aplikasi tidak dapat mengganggu proses lainnya.

    3. Pemetaan memori

    Dilakukan pemetaan antara memori maya ke memori fisik yang tersedia.

    4. Memori maya bersama (shared virtual memory)

    Memori maya bersama ini untuk menghemat ruang memori, seperti pustaka dinamis bagi beberapa proses.

    Karena memori fisik lebih sedikit dibanding memori maya, maka sistem hanya memuatkan page-page maya yang saat itu sedang digunakan proses. Linux memuatkan page maya begitu diperlukan. Teknik ini disebut dengan demand paging. Saat pemroses berusaha mengakses alamat maya yang tidak di memori fisik, pemroses tidak dapat menemukan isian di tabel page maya. Pemroses menerbitkan page fault.

    > Jika alamat maya yang dituju tak absah (yaitu proses berusaha mengakses alamat maya yang tidak dibolehkan), maka sistem operasi mengakhiri proses itu untuk memproteksi proses-proses lain.

    > Jika alamat maya yang dituju absah tapi tidak sedang di memori fisik, maka sistem operasi harus membawa page ke memori dari disk. Pengaksesan disk memerlukan waktu lama. Jika terdapat proses lain yang dapat dijalankan, maka sistem operasi memilih proses lain untuk dijalankan. Proses dimulai kembali di instruksi dimana page fault terjadi. Pemroses dapat memetakan memori maya ke memori fisik saat dilakukan pengaksesan memori maya, sehingga proses terus berjalan. Jika tidak terdapat memori bebas, sistem operasi harus membuat ruang bagi page yang akan dimasukkan dengan membuang page lain dari memori.

    >> Jika page telah dimodifikasi (dirty-page), sistem operasi harus menjaga isi page. Ketika dipindahkan dari memori, disimpan di ruang khusus (swap space).

    >> Jika page yang dibuang berupa page belum ditulisi maka page tidak perlu dituliskan ke disk.

    Berikut code program memory manager-nya:

    lihat code-nya pada link code_program_mem_manager.txt

    Linux menempatkan proses pada memori yang dibagi menjadi sejumlah partisi. Pemartisian ini bersifat dinamis maka jumlah, lokasi dan ukuran proses di memori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis. Proses yang akan masuk ke memori segera dibuatkan partisi sesuai kebutuhan. Linux menciptakan ruang disk tempat swap terlebih dahulu, saat proses diciptakan, ruang swap pada disk dialokasikan. Ketika proses harus dikeluarkan dari memori utama, proses selalu ditempatkan ke ruang yang telah dialokasikan, bukan ke tempat-tempat berbeda setiap kali terjadi swap-out. Ketika proses berakhir, ruang swap pada disk didealokasikan.

     Kesimpulan

    Linux merupakan tiruan dari UNIX. Linux memiliki kompatibilitas tinggi terhadap UNIX, bahkan GNU utilitasnya memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan milik UNIX. Linux dirancang secara spesifik untuk platform PC. Linux merupakan sistem operasi multitasking, multiuser, mendukung network secara langsung, mendukung protected-mode.

    Linux memiliki hierarki proses yang mirip dengan UNIX. Ada beberapa tipe proses dalam Linux . Setiap proses mempunyai kekhususan dan atribut tersendiri:

    > Interactive processes: Proses yang dimulai (dan dikontrol oleh) shell. Bisa tampak diluar (foreground) ataupun hanya didalam (background).

    > Batch processes: Proses yang tidak berhubungan dengan terminal tetapi menunggu untuk dieksekusi secara sequent.

    > Daemon processes: Proses yang dimulai ketika Linux booting dan berjalan secara background.

    Linux memanfaatkan virtual memori sehingga kerja sistem dapat lebih efisien. Manajemen memori Linux menyediakan:

    1. Ruang alamat besar

    Ruang alamat dapat lebih besar dibanding memori fisik yang tersedia

2. Proteksi

    Tiap proses di sistem mempunyai ruang alamat maya tersendiri. Ruang-

    ruang alamat maya itu sepenuhnya terpisah. Proses yang berjalan di satu

     aplikasi tidak dapat mengganggu proses lainnya.

    3. Pemetaan memori

    Dilakukan pemetaan antara memori maya ke memori fisik yang tersedia.

    4. Memori maya bersama (shared virtual memory)

    Memori maya bersama ini untuk menghemat ruang memori, seperti pustaka dinamis bagi beberapa proses.

Report this document

For any questions or suggestions please email
cust-service@docsford.com